Monday, September 13, 2010

Istri Sholeha Dibalik Sang Pencerah


Bismillah.

Pada entry kali ini saya akan sedikit mengulas tentang film Islami yang berjudul "Sang Pencerah". Secara singkat saja, film ini berkisah tentang cerita hidup K.H Ahmad Dahlan, pendiri salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang bernama Muhammadiyah. Dikisahkan bagaimana beliau memperjuangkan akidah Islam yang benar, yang sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Sunnah, ditengah-tengah masyarakat Yogyakarta pada waktu itu yang mempraktekan kebid'ahan. Contohnya seperti tahayul, mistis, menyembah pohon, sesajen dan lain sebagainya.

Secara umum orang-orang akan membahas film ini dari aspek permasalahan akidah, bid'ah, perjuangan nasional dan bibit awal dunia pendidikan di Indonesia. Namun, saya mensoroti hal lain dari film ini. Saya senang dengan adegan ketika K.H Ahmad Dahlan sebagai manusia biasa, mulai goyah imanya karena begitu besar tekanan masyarakat yang melawanya. Nyai Hj Siti Walidah Ahmad Dahlan, istrinya yang dengan setia seumur hidup menemani perjuangan kehidupan beliau, memiliki peran yang begitu luar biasa mulianya. Ia senantiasa hadir memberikan semangat moril dan tidak boleh dilupakan adalah pemahamanya terhadap ilmu agama Islam yang juga luas. Sehingga, sang isteri juga bisa memberikan semangat sang suami dengan mengingatkan kembali ayat-ayat Quran yang mampu menghidupkan kembali komitmen sang kyai untuk terus mensiarkan syariat Islam di daerahnya.

Sesuai dengan sabda baginda Rasulullah yang sudah begitu mahsyur bahwa "Sebaik-baik perhiasan di dunia ini adalah wanita sholeha". Ini adalah sebuah kebenaran yang memiliki faedah yang sangat besar. Ini menjadi petunjuk bagi para ikhwan yang ingin mencari pendamping hidup agar senantiasa tidak tertipu oleh kecantikan wajah akhwat. Sejatinya wanita sholeha memiliki pemahaman ilmu agama Islam yang kuat dan memiliki akhlak yang baik. Bagi para ikhwan, saya menasehati diri sendiri dan juga teman-teman untuk meniatkan dan berdoa diberikan pendamping hidup seorang wanita yang sholeha untuk dijadikan isteri. Tentunya, istri soleha tidak akan merepotkan sang suami untuk memenuhi syahwat dunianya yang nantinya malah akan merusak keimanan suami. Tidak heran kalau di masyarakat kita ini sudah biasa istilah SUSIS, suami takut isteri. Nauudzubillah, ini pasti karena para wanita penyembah dunia yang mengontrol suaminya untuk terus menyuruh memuskan nafsu dunianya seperti meminta jalan-jalan ke luar negeri, belanja produk-produk mahal yang mubazir serta berwisata kuliner yang berlebihan.

Semoga para pembaca, khususnya para ikhwan dijauhkan dari isteri yang bakhil, yang mana mereka hanya menyeru pada syahwat dunia dan akhirnya melupakan keutamaan akhirat. Akhir kata saya berpesan pada diri sendiri untuk terus meningkatkan ketaqwaan kepada Allah untuk dijadikan hamba yang sholeh agar dijodohkan oleh wanita yang sholeha tuk dijadikan isteri kelak. Amin ya Robbal Alamin.

No comments:

Post a Comment